Inovasi Mahasiswa UNUGHA, Kembangkan Program Wiradesa

Inovasi Mahasiswa UNUGHA
Mahasiswa didampingi Ibu Mutia Pamitkasih Melaksanakan Program Wiradesa

Terkini.id, Cilacap – Kompetensi mahasiswa sangat menentukan tingkat daya saing bangsa. Mahasiswa yang berkualitas adalah mahasiswa yang memiliki multi kecerdasan. Berupa kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, finansial dan sosial. 

Oleh karena itu, proses pembelajaran perguruan tinggi harus mampu mengembangkan soft skills dan hard skills mahasiswa serta mampu membangkitkan, menumbuhkan, dan mengembangkan berbagai dimensi kecerdasan tersebut. 

Seperti yang terdapat pada mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA). Soft skills mahasiswa dapat dikembangkan melalui berbagai program, salah satunya melalui penumbuhan dan pengembangan wirausaha desa atau Wiradesa.

Mahasiswa UNUGHA Melakukan Pemberdayaan Dalam Program Wiradesa

Sehubungan dengan itu Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi memberi kesempatan kepada para mahasiswa untuk melakukan Program Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Desa (Program Wira Desa) sebagai upaya penumbuh kembangan potensi ekonomi desa melalui penguatan karakter dan budaya wirausaha sumberdaya manusia (human capital) desa menuju desa wirausaha secara berkesinambungan dan terukur.

Mutia Pamitkasih, Dosen pendamping program Wiradesa, yang juga Kaprodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi UNUGHA, saat diwawancarai tim Cilacap Terkini pada Jum’at, 5 November 2021 di kampus UNUGHA, menjelaskan.

“Program Wirausaha Desa (Wira Desa) adalah program-program kewirausahaan yang dijalankan oleh sekelompok anggota masyarakat secara bersama sama dengan proses pendampingan untuk penumbuhan dan pengembangan wirausaha baru dan lama yang – berbasis potensi lokal dan berkonsep global”. Jelas Mutia.

“Program Wira Desa dirancang, dilaksanakan, dimonitor dan dievaluasi oleh sekelompok mahasiswa melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan atau Lembaga Eksekutif Mahasiswa”. Tambahnya.

Mahasiswa Mencetak Gula Jawa

Program Wira Desa merupakan upaya konkrit pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melalui kegiatan proyek desa. 

Secara khusus program bertujuan untuk Memperoleh peta sumberdaya produktif berbasis SDM dan SDA desa, Memperoleh database potensi wirausaha desa, Menerapkan konsep pertumbuhan dan perkembangan kewirausahaan desa yang dibangun dengan kolaborasi antara masyarakat, lingkungan desa, perguruan tinggi dan stake holder lain secara berkelanjutan.

Mahasiswa UNUGHA yang diwakili oleh HMPS Ekonomi Pembangunan merupakan  salah satu Tim yang lolos dalam kompetisi hibah wiradesa tahun 2021. Dengan judul Pendampingan Penderes Nira Desa Karangsari Dalam Meningkatkan Hasil Produksi Dan Hasil Penjualan Produk Olahan Berbahan Nira Di Desa Karangsari
Kabupaten Cilacap. 

Kelompok ini merupakan gabungan dari beberapa mahasiswa yang berasal dari berbagai Prodi yaitu Ekonomi Pembangunan, Manajemen, Sistem Informasi dan Teknik Informatika dangan Ketua Tim Ruslina Baeti dan dibawah bimbingan dan arahan Dosen Pembimbing Ibu Mutia Pamikatsih.

Ketua Tim Wiradesa, Ruslina Baeti mengatakan “Desain kegiatan berfokus pada pengembangan kegiatan usaha yang sudah ada dengan memanfaatkan bahan baku sesuai potensi desa yang tersedia”. 

“Desa Karangsari Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap merupakan salah satu desa yang memiliki potensi perkebunan kelapa yang melimpah sehingga masyarakat setempat didominasi berprofesi sebagai penderes nira. Usaha yang dikembangkan melalui program WIRADESA meliputi Usaha Gula Jawa, Gula Semut dan ES badek. Dimana ketiganya merupakan produk olahan berbahan nira tanpa ravinasi”. Jelasnya.

Adapun kegiatan yang dilakukan yaitu : Pendampingan legalitas usaha produk berbahan dasar nira, Membuat standarisasi produk olahan nira sebagai penciri produk olahan nira dari desa Karangsari pada pengolahan, bentuk, ukuran dan pengemasan produk dan Membangun sistem informasi penjualan produk UMKM berbahan dasar nira sebagai portal community marketing berbasis web dan Marketplace Shopee agar jangkauan pasar lebih luas. 

Dengan pendampingan wira desa ini diharapkan pelaku UMKM dapat menumbuhkan wirausaha desa dan mengembangan usaha berbasis potensi desa dengan berkolaborasi dengan beberapa stake holder (masyaraat, Lingkungan desa dan Perguruan Tinggi).

Berita lainnya

Garuda Jaya Kalisalak Juarai Rajawali Putra Superleague 2021

Forum Komunikasi Kepala RA dan PC Ma’arif NU Cilacap Selenggarakan Pembinaan Kepala dan Guru

LPBH NU Kabupaten Cilacap Dampingi Istri Pedagang Cilok Keliling yang Lemah

Final Rajawali Putra Superleague Pertemukan Tim Banyumas vs Cilacap

Kader PDIP Berikan Sembako, Dukungan Kepada Keluarga Pedagang Cilok Keliling yang Ditangkap Polisi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar