Bupati Cilacap Joget Bersama Biduan dan Abaikan Protokol Kesehatan

Bupati Cilacap Joget Bersama Biduan & Abaikan Protokol Kesehatan
Bupati Cilacap Joget Berkerumun & Abaikan Protokol Kesehatan

Terkini.id, Cilacap – Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, mendapat kritikan keras dari Netizen di Cilacap.

Pasalnya pada masa pandemi yang belum usai ini, Bupati dengan enjoy nya joged bersama biduan dan peserta gowes berkerumun tanpa mengenakan masker dan mengindahkan protokol kesehatan pada Minggu, 26 Juli 2020.

Bermula dari Video yang diunggah oleh akun Imam Puspita Entertainment di Facebook, lalu diteruskan oleh Ary Samsidar, keduanya mengkritisi acara yang diadakan oleh Bupati Cilacap, di Taman Sari Rasa, Kecamatan Sampang seperti pada unggahan link berikut.

Bupati Cilacap Joget Berkerumun Bersama Biduan Pada Video Berdurasi 57 detik

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1401581260047779&id=100005877554216

“Bapak bupati kita sedang joged asik sementara kita suruh diam dirumah. Benarkah itu? Salah kita? Coba di pikir secara pikiran jernih? Lokasi Sarirasa sampang.” Tulis Imam Puspita Entertainment.

Ary Samsidar yang membagikan Postingan tersebut melalui akun Facebook miliknya, juga menambahkan caption ‘Video Bupati Cilacap yang tanpa memakai Masker,Tengah asyik berjoged dan berkerumun.’

“Bapak Bupati cilacap sehat pak? Tiang hajatan kalih nanggapan mboten diparingi ijin tapi Pak Bupati joget-joget kados niku, umpel-umpelan, mboten ngagem masker. Rakyate panjenengan pun sami Klejetan sing sami ngode teng barang gawean pak.Cobi lah pun penggalih malih”. Tulis Ary di Facebook pribadinya.

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10214123235634227&id=1813119180

Kritik netizen kepada Bupati Cilacap sebenarnya bukan tanpa sebab, dikarenakan Kabupaten Cilacap termasuk lamban dalam menerbitkan aturan terkait dengan ijin keramaian seperti hajatan.

Dimana beberapa waktu lalu, menurut pantauan Cilacap Terkini, beberapa anggota Paguyuban Pekerja Seni Cilacap (PPSC) mendatangi DPRD dan Pendopo kabupaten Cilacap supaya acara hajatan dibuka kembali dengan standar protokol kesehatan.

Menurut salah satu anggota PPSC yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan, kita sudah berjuang selama 1.5 bulan untuk mendapatkan ijin keramaian khususnya hajatan sesuai dengan standar atau protokol kesehatan. Selama masa pandemi ini kita tidak punya pemasukan.

Ia mengatakan, “Cilacap termasuk lamban merespon tuntutan kami, kami memahami kondisi Covid 19, meskipun akhirnya pemerintah daerah juga menerbitkan surat untuk dilakukannya percontohan hajatan sesuai standar dan protokol kesehatan pada acara hajatan di salah satu rumah warga pada 29 Juli 2020 besok.

Menurut Eman, sebagai pemerhati sosial dan influencer facebook, sikap Bupati Cilacap tidak menunjukkan keteladanan pada masyarakat. Semestinya Bupati memiliki ‘Sense of Crisis’ seperti yang diucapkan Presiden Jokowi pada pidatonya di Istana Negara, “Pejabat harus memiliki ‘sense of crisis.”

Sampai berita ini diturunkan belum ada klarifikasi resmi dari Bupati maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap perihal viralnya video tersebut.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

KNPI Cilacap MoU Pengawasan Pemilu Dengan Bawaslu

LKNU dan Lazis NU Cilacap Laksanakan Posbindu di RSI Amanu Majenang

Segmen Satu Frekuensi Hadir Dengan Ulasan Sangat Berani Tentang PT. KIC

PCNU Cilacap Menyambut Positif dan Mendukung Penuh Kehadiran MNC

Relawan PBM Kecamatan Kesugihan Sambangi BNN Bersama 6 Pasien Rehab

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar