Memantau Perkembangan Covid-19, Cilacap Lakukan Rapat dengan Kemensos

Memantau Perkembangan Covid-19, Cilacap Lakukan Rapat dengan Kemensos
Memantau Perkembangan Covid-19, Pemkab Cilacap Lakukan Rapat dengan Kemensos (foto :gus)

Terkini.id, Cilacap – Kepala BKPPD Kabupaten Cilacap Warsono, SH, M.Hum didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap Drs.Tri Komara Sidhy Wijayanto, MM serta Kasubid Evaluasi Kinerja ASN Kristi Maryunani, AKS melaksanakan Rapat Video Conference.

Bersama Tim Pendukung Sub Klaster Nasional Shelter Kementerian Sosial Republik Indonesia terkait strategi penanganan covid-19 di daerah-daerah termasuk di Kabupaten Cilacap.Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang kerja Kepala BKPPD Kabupaten Cilacap Rabu, 6 Mei 2020.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BKPPD Kabupaten Cilacap Warsono, SH, M.Hum menyampaikan Bupati Cilacap menetapkan Status Tanggap Darurat untuk Kabupaten Cilacap dimulai pada awal Bulan Maret 2020.

Karena jumlah penduduk Kabupaten Cilacap terbanyak di Jawa Tengah, maka Bupati Cilacap mengambil langkah-langkah koordinatif dengan komponen terkait dan instansi dibawahnya mulai dari kecamatan, desa, lurah, RW dan RT.

“Berdasarkan data sampai dengan tanggal 6 Mei 2020, pemudik yang masuk Kabupaten Cilacap sebanyak ±60.000 orang, ini yang kita waspadai dan menghimbau agar para pemudik tersebut melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Selain itu, Bupati juga telah mengeluarkan edaran berisi penerapan social distancing dan Phisycal distancing,” ujar Warsono.

Baca juga:

Selain itu, Warsono juga menyinggung soal isolasi / karantina yang sedianya ada di masing – masing kecamatan. Setiap kecamatan telah menyodorkan tempat untuk karantina mulai dari GOR, SD, serta ruang milik dinas atau instansi.

Sedangkan untuk tempat karantina tenaga medis wilayah kota di pusatkan di Asrama Diklat Praja.

“Jumlah ODP di Kabupaten Cilacap sudah mencapai 1.462 sedangkan ODP selesai pantau sudah 1.368, kemudian PDP ada 54 dan PDP meninggal ada 18 sedangkan yang terkonfimasi positif 41 dengan jumlah yang sembuh 5 dan meninggal 1 orang,” lanjut Warsono.

Untuk pasien yang dinyatakan sembuh dikembalikan pada keluarga, yang selanjutnya agar dilakukan karantina mandiri dengan pantauan dari tenaga medis.(gus/bkd)

Komentar

Rekomendasi

Pospera Salurkan Bantuan Paket Sembako, 35 Ribu Warga Menjadi Target

Indahnya Berbagi Bersama Ulinnuha, Juara AKSI Indosiar

Aksi Berbagi KNPI Kroya, Peduli Masyarakat Lemah

Proyek RDMP Cilacap Belum Ada Kepastian, Meski Lahan Sudah Dibebaskan

Takmir Mesjid di Tiga Kecamatan Menerima Bantuan Paket Sembako

Ulinnuha AKSI Menepis Kabar tak Sedap yang Beredar di Medsos

Danramil Ingatkan Masyarakat Kesadaran Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19

Kapolres Cilacap Tinjau Dapur Lapangan di Bantarsari

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar