Tidak Sesuai, Penerima BPNT Dapat Komplain ke Agen

Lancar
Bapak Lancar, Ketua Paguyuban Agen Penyalur BPNT se Kecamatan Karangpucung (Foto : Agus)

Terkini.id, Cilacap – Pada musim pandemi Covid-19 ini Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Dinas Sosial sangat menjadi harapan warga penerima manfaat.

Bantuan pemerintah berupa beras, telur ayam, buah dan tempe ini menjadi salah satu penopang masyarakat dalam melanjutkan kehidupan sehari-hari.

Maka dari itu, jika tidak ada kesesuaian dalam aturan, penerima bantuan dapat mengajukan komplain ke Agen yang ditunjuk untuk melakukan transaksi dan distribusi.

Hal tersebut di katakan oleh Lancar, ketua Paguyuban Agen BPNT se Kecamatan Karangpucung. Menurutnya, masyarakat penerima manfaat jangan sampai dirugikan.

“Jika ada keluarga penerima manfaat atau KPM menerima bantuan tidak sesuai ketentuan, silahkan komplain ke Agen atau ke saya sebagai ketua Paguyuban Agen se Kecamatan Karangpucung,” ujar Lancar ketika ditemui wartawan Sabtu, 25 April 2020.

Saat ini, lanjutnya, bantuan yang diterima oleh KPM senilai Rp.200.000,- . “Semua harus diterimakan oleh masyarakat atau KPM. Dari jumlah tersebut, sedikitpun tidak boleh ada potongan, kami paham KPM juga dilindungi Undang-Undang,” jelas Lancar.

Jika ada potongan yang dilakukan oleh Agen maka akan mendapatkan sanksi. Dari mendapatkan surat peringatan (SP) sampai dengan pencabutan ijin Agen dari Dinas Sosial Kabupaten Cilacap.

“Dari jumlah Rp. 200.000,- , KPM mendapatkan bahan pokok berupa beras 10 kg, daging ayam 1 kg, telur ayam 1 kg, buah pir satu seperempat kg dan tempe atau tahu 3/4 kg,” jelasnya.(gus)

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Ditargetkan 100 Orang, Pengobatan Gratis oleh Lazis NU dan LKNU di Sikampuh Kroya Lebih

Pospera Jateng Laporkan Staf Khusus Menteri BUMN ke Polda Jateng

TNI Koramil Karangpucung Bantu Bersihkan Material Longsor di Desa Gunungtelu

Memfitnah Pospera, Arya Stafsus Menteri BUMN Terancam Dipolisikan Pospera

Teman yang Tepat

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar