Pemdes Nusawangkal Adakan Rapat Validasi Data Penerima BLT bersama BPD

Nusawangkal
Pemdes Nusawangkal Adakan Rapat Validasi Data Penerima BLT bersama BPD (foto : Agus)

Terkini.id, Cilacap – Pemerintah Desa (Pemdes) Nusawangkal, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap beserta Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pada Kamis, 23 April 2020, menggelar Rakor dengan Satgas Covid Desa di halaman Balai Desa Nusawangkal.

Rapat Kordinasi ini digelar dalam rangka validasi Data Penerima Manfaat (DPM), Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) untuk masyarakat terdampak penyebaran Covid-19.

Kepala Desa Nusawangkal, Mukhyono, disela – sela Rakor mengatakan, validasi DPM BLT dilakukan dalam rangka menindaklanjuti Perubahan Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi PDTT No. 6 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa.

Surat Edaran Mendes PDTT tersebut, di pertegas dengan Surat Pemberitahuan Mendes PDTT No. 126/PRI.00/IV/2020, yang menyatakan, bahwa DD dapat digunakan untuk BLT kepada keluarga miskin di Desa,

“Sasaran penerima BLT di Desa adalah keluarga miskin Non PKH atau bukan penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),” katanya.

Mukhyono melanjutkan, mengenai alokasi DD untuk pembiayaan BLT adalah sebesar 30 % dari DD, pihaknya sudah melakukan pendataan di masyarakat.

Ketua BPD Desa Nusawangkal, Sigit Wahyudi, saat di mintai keterangan menyatakan, pihaknya akan mengawal proses pendataan penerima BLT bantuan dari Pemerintah Pusat melalui DD sehingga harapannya akan tepat sasaran.

“Bantuan bagi masyarakat terdampak Covid Desa Rp 600.000,- (enam ratus ribu rupiah) per bulan selama 3 bulan sesuai dengan edaran yang ada, Desa menyampaikan kepada Bupati, dalam pendataan masyarakat menerima bantuan langsung tunai (BLT) dari anggaran Dana Desa (DD).”

Akan di data secara teliti, masyarakat yang masuk dalam kretiria masyarakat miskin, sesuai kriteria yang berlaku.

Sementara itu, Edi Suripto selaku yang membidangi Tanggap Bencana Covid 19 mengatakan pihaknya beserta team satgas Desa sudah berupaya mengupayakan dan membuat program pencegahan Covid 19.

“Salah Satunya Pembuatan posko siaga Covid 24 jam yang dilengkapi dengan alat pengecek suhu, ruang penyemprotan barang/kendaraan, pembagian masker, dan pendataan. Selain itu setiap satu minggu sekali kita adakan penyemptotan tiap rumah ke rumah, serta kita bagikan masker sebanyak 2300 masker.” Kata Edi Suripto.

Sedangkan menyambut bulan suci ramadhan, team satgas akan melaksanakan tugas tambahan yaitu membangunkan warga untuk sahur lewat pengeras suara yang disediakan di pos Jaga Satgas Covid Desa.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Namanya Di Catut Oleh FUI, PMII Cilacap Datangi Polres Cilacap

Pospera Salurkan Bantuan Paket Sembako, 35 Ribu Warga Menjadi Target

Indahnya Berbagi Bersama Ulinnuha, Juara AKSI Indosiar

Aksi Berbagi KNPI Kroya, Peduli Masyarakat Lemah

Proyek RDMP Cilacap Belum Ada Kepastian, Meski Lahan Sudah Dibebaskan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar