Aneh, Ketua PBNU Menilai Banyak Madarat dari Kartu Prakerja

Lubadul Fikri
Almarhum KH. Chasbulloh Badawi bersama putra Beliau Lubadul Fikri (foto : pri)

Terkini.id, Cilacap – Kartu pra kerja dinilai banyak madaratnya oleh salah satu Ketua PBNU, pernyataan itu di ungkapkan oleh Aizzudin Abdurrahman yang akrab disapa Gus Aiz.

Banyak pihak seakan menunggu, tentang janji Presiden Joko Widodo, tentang pembangunan Sumber Daya Manusia, saat program akan dilaksanakan, malah ada tokoh dari PBNU yang meminta untuk segera dihentikan.

Lubadul Fikri, salah satu putra pengasuh Pondok Pesantren al-Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap, menyayangkan statemen yang dilakukan oleh Gus Ais, panggilan kepada Ketua PBNU, tersebut.

Tim Cilacap Terkini mewawancarai Gus Fikri pada 20 April 2020, Gus Fikri menyampaikan “Saya pernah di PBNU, dari 2011 sampai dengan 2015, walau tidak di posisi strategis seperti beliau, tapi saya tetap berani mendukung sekuat tenaga agar Kartu pra kerja benar-benar dilaksanakan” Fikri yang dulu di PBNU hanya asisten sekjen PBNU di Biro Kerjasama Beasiswa

“Saya selaku Pengelola BLKK Komunitas, yang Infrastrukturnya telah di bangun pada program pemerintahan sebelum ini, merasa bahwa program tersebut sangat terkonsep, karena BLKK yang saya pegang masuk, di Starup Sisnaker” tambahnya

sebagai salah satu ketua PBNU, sebelum mengatakan tentang kartu prakerja terlebih dulu mempelajari payung hukum, kartu prakerja, sampai dengan Peraturan pelaksanaan yang diatur melalui Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 3 Tahun 2020

Juga Peraturan Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2020 Tentang Pengembangan Kompetensi Kerja Melalui Program Kartu Prakerja.

“PBNU adalah lembaga besar, maka setiap statmen, harus by data, tentang Unicorn dan start up, memang ini masa 4.0, kita sudah ketinggalan di Revolusi industri pertama sampai sekarang, maka dengan menggandeng praktisi tentunya bisa sebagai perbandingan tingkat kesuksesan tinggi mana anatara lembaga swasta dengan sisnaker” tegas fikri lebih lanjut.

“Metode ATM (Amati Tiru Modifikasi) itu yang akan BLKK Al-Ihya Ulumaddin terapkan saat bersaing dengan programnya Ruang Guru, karena BLKK kita itu kaitannya dengan TIK, Jujur kalau langsung di serahkan pada BLKK seperti kami jelas tambah eman-eman duite karena kita belum teruji” Tutupnya. dengan kata Subyektifitas pengelola lembaga calon rekanan Sisnaker.

Perlu diketahui ada delapan platform digital yang bekerjasama dengan Program kartu prakerja, yakni Tokopedia, Skill Academy by Ruangguru, Maubelajarapa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Pijarmahir, dan Sisnaker.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Menteri Dalam Negeri Mengajak Influencer Ramaikan Pilkada

Namanya Di Catut Oleh FUI, PMII Cilacap Datangi Polres Cilacap

Pospera Salurkan Bantuan Paket Sembako, 35 Ribu Warga Menjadi Target

Indahnya Berbagi Bersama Ulinnuha, Juara AKSI Indosiar

Aksi Berbagi KNPI Kroya, Peduli Masyarakat Lemah

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar