Air Jernih dalam Dunia Maya itu, Bernama Media Online

Priyo Anggoro : Owner Perusahaan Cilacap Terkini, Banyumas Terkini, Kebumen Terkini.
Priyo Anggoro : Owner Perusahaan Media Cilacap Terkini, Banyumas Terkini, Kebumen Terkini. (foto : pri)

Terkini.id, Cilacap – Pada era sekarang, begitu mudahnya membuat website hingga masing-masing lembaga profit dan non profit memilikinya. Begitu juga dengan perkembangan informasi yang begitu cepat. Televisi, Surat kabar dan Radio bukan lagi domain penyebar informasi utama.

Peran akses koneksi internet pada hari ini begitu dominan, apalagi peran media sosial. Tiap orang bisa menjadi jurnalis, penulis, tim redaksi sampai editornya yang menayangkan. Semua di pegang sendiri tanpa filter dan evaluasi.

Banyak juga bermunculan influencer baru yang mengambil peran sebagai media-media efektif penyampai pesan dan informasi. Dengan banyaknya follower atau subscriber.

Lalu dimana peran media online? Awalnya media online diprediksi akan hancur diterjang badai Media Sosial yang cenderung familiar dan mudah di akses. Disamping itu feedback dari media sosial bersifat langsung, sementara media online tidak.

Salah satu keunggulan dan kekuatan yang dimiliki media online, yang sudah punya brand terpercaya dan kredibel tentu tidak mengisi medianya dengan berita-berita hoax maupun hatespeech. Sudah pasti hal ini akan mendapatkan tempat di hati pembaca.

Disinilah terdapat seleksi alam dalam dunia media online atau jurnalisme online. Perusahaan media yang kredibel dan berintegritas lah yang akan menang dan ditunggu beritanya oleh publik. Sementara yang menebarkan hoax akan ditinggalkan dengan sendirinya.

Kemudian, di dalam alam media sosial yang telah menjadi primadona mayoritas manusia, media online atau jurnalisme online akan menjadi sungai penjernih yang datang dari mata air pegunungan. Bersifat alami, serta mampu menghilangkan dan menghanyutkan hoax dan hatespeech yang ada di media sosial.

Begitulah peran media online atau jurnalisme online. Dia akan terseleksi oleh alam netizen dan akan menjadi penjernih dalam kolam – kolam media sosial yang semakin keruh dengan semak belukar dan sampah-sampah hoaxnya.

Priyo Anggoro
Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap

Konten Bersponsor

Berita lainnya

‘Tekani Tukoni’ Menjadi Satu Cara Wakil Bupati Cilacap Memberdayakan UMKM

Pospera Salurkan Bantuan Paket Sembako, 35 Ribu Warga Menjadi Target

Indahnya Berbagi Bersama Ulinnuha, Juara AKSI Indosiar

Aksi Berbagi KNPI Kroya, Peduli Masyarakat Lemah

Jangan lewatkan Ngapaker, Ulin Akan Kembali Ber – AKSI

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar