Masih Banyak Kuota, Kartu Pra Kerja di Jawa Tengah Belum Terisi Maksimal

Kartu prakerja
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sedang menjelaskan kuota pendaftar Kartu Prakerja (foto : pri)

Terkini.id, Cilacap – Kartu Pra Kerja adalah program dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Tenaga Kerja yang berupa pengembangan kompetensi kerja yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja ter-PHK, atau pekerjayang membutuhkan peningkatan kompetensi.

Beberapa waktu lalu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melalui akun pribadinya menerangkan bahwa, kuota kartu Prakerja untuk Propinsi Jawa Tengah berkisar 421.705 orang dengan total anggaran 1,49 Trilyun.

Akan tetapi sampai tanggal 7 April 2020 yang mendaftar melalui Dinas Tenaga Kerja di daerah masing-masing baru sekitar 19.205 orang.

“Baru sekitar 5% orang yang mendaftar kartu pra kerja di daerah, maka dimohon segala lapisan masyarakat yang memiliki persyaratan usia minimal 18 tahun, belum bekerja atau terkena PHK, dan memiliki tekad mengikuti arahan dan pelatihan dari Kemnaker segera mendaftar.” Jelas Ganjar.

Penerima manfaat kartu Pra Kerja nantinya akan mendapat anggaran Rp. 3.350.000 per orang dengan rincian insentif Rp. 2.400.000, pelatihan online Rp. 1.000.000, dan biaya survey Rp. 150.000.

Dari pantauan tim terkini.id, di Cilacap pun masih simpang siur informasi di jejaring sosial tentang pendaftaran kartu Pra Kerja, maka tim terkini.id berusaha membantu update informasi mengenai program ini agar masyarakat mampu mengakses program dari pemerintah ini.

Untuk sementara program pendaftaran dan pendataan masih harus mendatangi kantor dinas kemnaker di kabupaten. Belum dibuka sesi pendaftaran online melalui situs pemerintah.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

‘Tekani Tukoni’ Menjadi Satu Cara Wakil Bupati Cilacap Memberdayakan UMKM

Pospera Salurkan Bantuan Paket Sembako, 35 Ribu Warga Menjadi Target

Indahnya Berbagi Bersama Ulinnuha, Juara AKSI Indosiar

Aksi Berbagi KNPI Kroya, Peduli Masyarakat Lemah

Jangan lewatkan Ngapaker, Ulin Akan Kembali Ber – AKSI

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar